2 Hari Buka Puasa di Sekolah, Penuh Makna

(PN). Yogya. 30/5. SD Muhammadiyah Purwodiningratan Satu Yogyakarta menyelenggarakan acara Buka Bersama dari kelas 1 hingga kelas 6. Acara tahunan ini diselenggarakan 2 hari berturut-turut, dari hari Rabu 29 Mei hingga Kamis 30 Mei 2018. Selain sebagai media silaturohmi, buka bersama di gedung sekolah ini diharapkan membekali siswa lebih baik dalam ilmu agama islam.

Pada hari kesatu, Rabu 29 Mei, telah berlangsung dengan jadwal kelas 1, 2 dan 3, dengan acara inti dongeng. Para siswa-siswi  banyak mendengarkan pendongeng dikarenakan gaya penyampaiaanya termasuk ringan namun kaya tauladan. Melalui gaya bertutur cerita ini siswa menangkap berbagai makna kebaikan. Tak hanya memperhatikan dengan santai, ada juga pertanyaan dari ustadz dijawab siswa kelas 1 & 3. Meski berpuasa, waktu singkat tersebut tetap memberi kesempatan mengasah wawasan agama, 3 anak dengan sigap menjawab.

Pada hari kedua, Kamis 30 Mei, aula SD Muhammadiyah Purwodiningratan Satu Yogyakarta kembali dipadati siswa. Kali ini siswa kelas 4, 5 dan 6 Buka Puasa Bersama. Diisi pula dengan materi keagaamaan. Selama kurang lebh satu jam, banyak wejangan-wejangan ustadz mereka dapati. Ada pula sesi muhasabah diri. Siswa merenungi atas apa yang mereka kerjakan selama dibulan suci ramadhan 1439 Hijriyah ini. Buka bersama sebagai sarana refleksi, edukasi siswa-siswi menjalani ibadah-ibadah dibulan puasa.

Diantaranya, setiap sehabis sholat membaca Al Quran, akan mempercepat meng-hatam kan Al Quran, merupakan tips dari ustadz pada sesi penutupan. Beberapa siswa yang berkesempatan berdialog saat ceramah berlangsung, mengaku sudah khatam 1x selama 15 hari yang mereka tempuh. Pada sesi lempar pertanyaan, pengetahuan siswa diuji hafalan surat pendek di juz 30.

Seusai membatalkan puasa di ruang kelas masing-masing. Berlanjut sholat magrib. Untuk kelas 1, 2 dan 3 dihari Rabu mereka pulang. Namun untuk kelas 4, 5 dan 6 melanjutkan tarawih disekolah. Seusai sholat isya’ berjamaan dibimbing oleh ustadz Sawir yaitu guru Agama; Bahasa Arab & Kemuhammadiyahan memandu 2 anak laki-laki dari kelas 6 untuk tausyiah singkat. Tausyiah ini dilakukan secara spontan. Ranggah dan wahyu dengan tangkas melaksanakan dengan baik. Ranggah membawakan materi Ujian Nasional, ia berpendapat bahwa ujian itu bukanlah akhir, namun perjalanan yang harus ditempuh pelajar. Ranggah mengajak teman-temannya untuk selalu giat dan semangat belajar. Sedangkan Wahyu membawakan tema Puasa, ia membuka dengan Q.S. Al Baqoroh 183. Gaya penyampaiannya yang apa adanya membuat tausyiah sebelum tarawih ini menjadi semangat kembali. Pada jam 8 Bu Westri, kepala sekolah, memberi tambahan pesan, kepada siswa untuk menjaga anggota badan, menghimbau menjaga diri, tidak bermain petasan, tetap belajar meski nanti libur 1 bulan dirumah. Diujung tarawih ditutup dengan doa bersama. Dan dilantai 1, mereka mendapat minuman susu segar dari donatur wali murid kelas 5, segelas.

Semoga dengan adanya pembinaan keagamaan 2 hari disekolah, rangkaian buka bersama ini menambah bekal para siswa untuk mantab menjalani ibadah-ibadah di bulan suci Ramadhan. Senantiasa iklash, istiqomah menegakkan ajaran islam, cinta dengan ajaran Islam dan tentu, agar selalu menjadi anak-anak yang sholeh sholehah, memberi kebaikan untuk diri sendiri dan juga orang-orang sekitarnya. (red.admin).

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read previous post:
Wisuda & Haflah Akhirussanah SD 2018

          Album Foto Berada di https://www.facebook.com/pg/sdmp1yk/photos/?ref=page_internal PANDUAN MC   Pra Acara: Tampilan Keyboard, Muh. Ramzi Al-Ghiffary 5

Close