Menyambung Tali Kasih Sayang

 

PurwoNews 28/6. Kembali SD Muhammadiyah Purwodiningratan Satu Yogyakarta mengadakan Halal Bil Halal & Syawalan pada hari Kamis 28 Juni 2018 bertempat dikediaman Kepala Sekolah SD Muh Purwosatu Hj Westri Widiyasri, M.Pd.I. Acara dihadiri segenap guru, tenaga pendidik & Ketua Komite.

Musyawir, S.Q, selaku MC membuka acara dengan mengawali pentingnya menyambung tali kasih sayang. Bp Mukarom sabagai wakil tuan rumah menyambut gembira diadakannya acara ini, beliau mengucapkan selamat dating, merasa bahagia atas kedatangan tamu dirumah nya tersebut.

“Dengan adanya temu perdana di bulan syawal 1439 H ini, menambah kedekatan, semoga hubungan komunikasi wali murid dengan guru semakin erat, menjadi komunikasi yang utuh,” Sambut Ibu Luciana Febriani, S,St selaku komite sekolah.

Seuasai sambutan-sambutan, Ibu Fitriani, S.Ag membacakan ikrar syawalan dan diikuti hadirin diruang tamu, ikarar ini berlangsung khidmat.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Abu Khoir menyampaikan: Nikmat iman dan Islam yang termahal tak bisa ditebus dengan uang/harta. Berukhuwah sebagai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Menempa diri selama Ramadhan membuat kita menjadi manusia bertaqwa.

Halal Bil Halal merupakan kecerdasan Wali Allah SWT sejak zaman dulu di Indonesia dalam budaya dan terdapat unsur kemaslahatan yang sangat baik. Hubungan manusia dengan Allah, Hubungan manusia dengan manusia. Ibadah puasa menempa diri kita menjadi manusia yang jujur/tidak bohong/tidak ada rekayasa. Dan sholat yang didirikan berdampak baik pada masyarakat. Dampak keimanan berwujud pada akhlak yang baik, maka maka tidak akan melakukan hala yang tidak terpuji.

Dengan diadakannya syawalan ini, kita, menyadari bahwa kita tak luput dari khilaf. Dan meminta maaf tidak perlu kemudian menunggu saat bulan Syawal. Meminta maaf bisa kapanpun. “Sesungguhnya orang yang paling mulia adalah yang paling bertaqwa diantara kamu”. Semakin bertaqwa derajatnya semakin tinggi dimata Allah.

Dalam tausyiahnya, ustadz menyampaikan renungan;  “Apakah dalam hidup kita sudah sesuai Al Quran, apakah perintahNya telah kita terapkan atau apakahlaranganNya sudah kita jauhi/patuhi. Sebab Al Quran selain berisi sejarah manusia terdahulu juga berisi Larangan & Perintah.

Sebelum mengakhiri tausyiahnya, selama 30 menitan ini, Ustadz Abu Khoir mengingatkan, ciri penghuni surge: 1. Mukanya berseri-seri. 2. Bicaranya yang baik-baik (berbuat bak kepada lingkungan). 3.Hatinya bertaut kepada Allah SWT. 4.Tangannya selalu diatas.

Mari kita refleksi pada diri masing-masing, apakah lisan & perbuatan kita sesuai ciri penghuni surga.

Inti acara ditutup dengan doa yang diucapakan oleh Ustadz Abu Khoir. Setelah itu acara berikutnya adalah pamitan 3 guru, dilanjutkan menyantap hidangan dan sholat Dzuhur berjamaah.

 

 

 

 

 

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read previous post:
2 Hari Buka Puasa di Sekolah, Penuh Makna

(PN). Yogya. 30/5. SD Muhammadiyah Purwodiningratan Satu Yogyakarta menyelenggarakan acara Buka Bersama dari kelas 1 hingga kelas 6. Acara tahunan

Close