Tanggap Ada Bencana, Siswa Belajar Siaga!

TAGANA 2016PURWONEWS (Yogya) 26/10. Pagi hari TAGANA datang ke Sekolah SD Muh. Purwodiningratan 1 Yogyakarta. Dengan personel siap memberitahu anak-anak SD mengenai seputar kebencanaan alam. Penuh  semanagat untuk berbagi pengalaman mengenai pra maupun pasca terjadinya bencana.

Kalau ada gempa lindungi kepala

Kalau ada gempa sembunyi di bawah meja

Kalau ada gempa Jauhi kaca-kaca

Kalau ada gepa lari ke tempat terbuka

Siswa-siswi bernyanyi bersama bersama TAGANA di ruang serbaguna SD Muh. Purwodiningratan 1 Yogyakarta.

Dimulai pukul 08.20 WIB sosialisasi TAGANA (Tanggap Bencana), dipaparkan proses terjadinya gempa, tanah longsor, apa saja yang perlu dan tidak boleh dilakukan apabila terjadi bencana seperti gempa bumi. Topik unggulan yang dibahas adalah Gempa Bumi. Dijelaskan pula arahan pasca gempa telah terjadi.

Sesi 1, Anak-anak kelas 3, 4, 5 & 6 memperhatikan petunjuk yang diberiikan. Simulasi dengan posisi menunduk seolah berada di bawah meja dilakukan dengan benar. Sedangkan sesi 2, kelas 1 & 2 berlangsung jam 09.30 – 10.30 WIB.

Penjelasan dengan tayangan slide LCD, menyanyi, ada pula menggunakan gerakan sederhana bersama. Nampak siswa-siswi memperhatiakn berupaya menyerap pengetauhuan yang diberikan.

14795881_1457259207636383_933542150_o 14881464_1457259264303044_1143101694_o

 

 

 

 

 

 

 

Wawancara dengan Bp Sigit selaku Penanggung Jawab dari pihak sekolah;

Tanggal 25 perwakilan pihak TAGANA datang meminta izin penyuluhan dan simulasi berjumpa dengan Ibu Kepala SD Muh purwo 1 Yk dan di izinkan. Para guru dan siswa merespon positif dberi jadwal tanggal 26. Setengah 8 pagi Tim datang dan menyiapkan peralatan di aula. Dilaksanakan 2 sesi karena jumlah siswa banyak.

Pembelajaran yang sifatnya insidental ini dibutuhkan oleh anak untuk tanggap darurat bencana. Teknik-teknik menghadapi bencana perlu dilatih sejak dini, sebab bencana itu merupakan kejutan dan bia saja membuat syok mental anak. Maka ini baik, memikirkan keselamatan pribadi, keluarga maupun orang lain. Evakuasi korban itu harus terkoordinir.

Info TAGANA; tagana.kemsos.go.id

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read previous post:
Studi Pembelajaran Kelompok Kerja Kepala sekolah II (K3S II) se-Kecamatan Praya, Lombok Tengah

WAWANCARA 3 NARASUMBER mengenai Studi Pembelajaran  Kelompok Kerja Kepala sekolah II (K3S II) se-Kecamatan Praya, Lombok Tengah di SD Muhammadiyah

Close